Puisi untuk Paijem dihari Lebaran

 

 

 

 

 

 

 

 

Malam ini kau nampak gelisah

Konsentrasimu sudah mulai terpecah

Pekerjaan rumah tangga banyak yang salah

Tidak henti-hentinya kau membereskan bawaanmu kedalam kotak kardus bekas Indomie

Oleh-oleh untuk emak, bapak, Tardjo dan Ratmi

Hatikupun tiada kalah gundahnya

Besok pagi engkau pamit mudik untuk berlebaran di kampung halaman

Meninggalkan keluargaku untuk waktu seminggu, dua minggu atau mungkin selamanya

Telah berulang kali engkau pulang mudik

Namun kepergianmu tetap saja meninggalkan kepedihan dan kehampaan

Terasa ada sesuatu yang hilang

Sudah tiga belas tahun kau bekerja di rumahku

Engkau telah menjadi bagian dari keluargaku

Sungguh besar jasa dan pengorbananmu

Akhirnya datanglah hari besar yang dinantikan

Bedug bertalu-talu mengiringi orang takbiran

Melaksanakan sholat I’ed berjamaah di lapangan

Bersalam-salaman saling memaafkan

Menikmati ketupat, opor ayam, sambel goreng dan kue-kue khas lebaran

Untuk sejenak aku lupakan

Bahwa rumah ini telah lama kau tinggalkan

Ditelan hiruk pikuk perayaan lebaran

Tiada terasa rumah ini sudah lebih dua minggu kau tinggal pergi

Rasa cemas mulai berkecamuk didalam hati

Mendadak seluruh keluarga menjadi penggemar Krisdayanti

Menyanyikan lagu  “Menghitung hari”

Akankah engkau kembali ?

Setiap kali kudengar bajaj lewat

Hati ini ikut berdebar dengan penuh harap

Apakah itu sang dewi penyelamat

Akhirnya….. pada suatu siang

Terdengar derung mesin bajaj berhenti didepan rumah

Kuintip dijendela

Alhamdullilah  sang dewi penyelamat telah datang

Anak-anak berteriak girang

Horee…horee…Paijem pulang

Mamahnya anak-anak berteriak girang

Horee…..horee…Paijem pulang

Akupun ingin berteriak pula, tapi karena gengsi kutahan

Ternyata…..kebahagiaan terbesar dihari lebaran

Bukan memakai baju baru atau banyaknya makanan

Tetapi ….melihat Paijem kembali pulang.

Explore posts in the same categories: Puisi

Tag: , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: